
Pembinaan Al-Quran lewat Madrasatul Qur’an merupakan salah satu program unggulan Madrasah Aliyah Al-Azhar. Puncak dari proses pembinaan Al-Quran adalah terlaksananya kegiatan Munaqosyah Al-Qur’an Standar Santri yang berlangsung pada Rabu, (17/09). MA Al-Azhar bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Ta’limul Qur’an (LPTQ) Al-Azhar mendatangkan Ustadzah Husna, Munaqqisy dari Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya. Acara rutin tiap triwulan ini berlangsung di Hall Sultan Mahmud Al-Azhar Menganti.
Bersama-sama para siswa dari MTs Al-Azhar dan SMK Plus Al-Azhar, para peserta dari MA yang sejumlah 23 siswa sudah siap sedia di lokasi. Para peserta bersiap-siap dengan berlatih mandiri sepanjang teras Hall, dan sepanjang anak tangga Gedung Barat sambil sesekali mereka dibimbing oleh para mudarris yang sepanjang acara secara bergantian menyapa peserta sekaligus anak bimbingan mereka.
Pengalaman mengikuti munaqosyah pun beragam di antara para siswa. Beberapa ada yang kali pertama mengikuti munaqosyah dan beberapa yang lain sudah mengikuti kesekian-kalinya karena kurang beruntung di kesempatan sebelumnya.
Ustadz Ahmad Taufiq, M.Pd., selaku perwakilan dari Madrosatul Qur’an Darul Ihsan memberikan keterangan terkait acara ini, “Munaqosyah ini adalah ending dari proses pembinaan yang telah kita lakukan sejak bulan Agustus, dimana santriwan-santriwati yang jilid 6 (Tilawati) kita beri pembinaan secara intensif selama dua minggu dengan model kelompok-kelompok kecil yang dibina khusus oleh tim Al-Qur’an di bawah naungan LPTQ.” Jelas Beliau yang saat kami wawancarai di waktu dan tempat terpisah. “Kemudian kita lakukan seleksi (peserta), dan dari hasil seleksi kita adakan rapat pleno membahas siswa by name mulai dari kompetensi bacaan, keaktifan atau keistiqomahan mengikuti pembinaan, dan i’tikad atau usaha.” Tambah beliau.
Meningkatkan kemampuan para siswa dalam membaca Al-Quran sudah menjadi perhatian Lembaga Pendidikan Islam Al-Azhar sejak awal berdiri. Terkhusus semua siswa MA Al-Azhar yang juga mukim di Pesantren Darul Ihsan, selain dibina di pembelajaran madrasah pagi, mereka juga mendapat pembinaan tambahan setiap hari setelah maghrib. LPTQ juga memberikan pembinaan intensif sejak satu bulan menjelang munaqosyah meliputi pembinaan pra seleksi, seleksi peserta munaqosyah, hingga pembinaan pra munaqosyah. Adapun bagi non peserta, pembinaan tetap berlangsung sebagaimana biasa dengan target lulus ujian kenaikan jilid atau lulus seleksi munaqosyah di kesempatan berikutnya.
1 Comment
Habibah
19 September 2025Allahumma irhamna bil Qur’an ✨