Prestasi Tahsin Al-Qur’an MA Al-Azhar Menganti Capai 92 Persen Ketuntasan

Madrasah Aliyah Al-Azhar Menganti kembali menorehkan capaian membanggakan dalam bidang pembelajaran Al-Qur’an. Berdasarkan Laporan Rekap Perolehan Jilid Seluruh Jenjang MA Al-Azhar per 9 Januari 2026, mayoritas santri telah mencapai level tinggi dalam penguasaan baca Al-Qur’an metode Tilawati
Dari total 157 santri, sebanyak 68 santri (43%) telah mencapai Bersyahadah Guru, sementara 50 santri (32%) berada pada level Bersyahadah Santri. Capaian ini menunjukkan bahwa 75 persen santri MA Al-Azhar telah berada pada level syahadah, sebuah indikator kuat keberhasilan program tahsin Al-Qur’an di madrasah
Tidak Ada Santri di Level Dasar
Data juga menunjukkan hal yang sangat positif, yakni tidak terdapat santri MA Al-Azhar yang berada di jilid 1 dan 2. Artinya, seluruh santri telah melampaui tahap dasar baca Al-Qur’an dan tidak ada yang berada pada kategori buta huruf Al-Qur’an.
Sementara itu, santri yang masih berada di level menengah relatif sangat sedikit, yakni: Tilawati Jilid 3: 2 santri (1%), tilawati Jilid 4: 8 santri (5%), tilawati Jilid 5: 3 santri (2%), tilawati Jilid 6: 26 santri (17%).
Jika mengacu pada standar minimum kompetensi lembaga (Syahadah Guru, Syahadah Santri, dan Tilawati Jilid 6), maka sebanyak 144 santri atau 92 persen telah dinyatakan tuntas standar. Hanya tersisa 8% yang masih memerlukan pembinaan lanjutan pada jilid 3, 4, dan 5.
Strategi Menuju Ketuntasan 100 Persen
Dengan capaian tersebut, MA Al-Azhar Menganti dinilai hampir mencapai ketuntasan sempurna dalam program tahsin Al-Qur’an. Fokus pembinaan selanjutnya diarahkan pada pendampingan intensif bagi santri yang belum tuntas.
Menariknya, tingginya jumlah santri pada level Bersyahadah Guru membuka peluang optimalisasi tutor sebaya, di mana santri berkompetensi tinggi dapat dilibatkan sebagai asisten instruktur untuk membantu percepatan ketuntasan santri lainnya
Capaian ini menegaskan komitmen MA Al-Azhar Menganti dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi Al-Qur’an yang kuat dan terstandar. Madrasah optimis, pada periode evaluasi berikutnya, 100 persen santri MA Al-Azhar dapat mencapai status tuntas standar pembelajaran Al-Qur’an.