Uncategorised

MENGULIK PROSES PERSIAPAN PARA SISWA MENJELANG MUNAQOSYAH, SEPERTI APA?

 

Munaqosyah Standar Santri yang berlangsung Rabu (17/9) kemarin adalah puncak dari rangkaian pembinaan yang telah dilakukan di kegiatan Madrasatul Qur’an. Selain pembinaan yang sifatnya rutin, juga ada pembinaan intensif. Pembinaan secara intensif inilah yang dijalani para peserta munaqosyah beberapa minggu sebelum hari pelaksanaan tiba.

Kami berkesempatan mewawancarai Ustadz Ahmad Taufiq, M.Pd selaku perwakilan dari Madrosatul Qur’an Darul Ihsan untuk bertanya terkait proses pembinaan yang dijalani. Apa saja? Berikut ini adalah prosesnya:

  1. Pembinaan Intensif Siswa / Santri Jilid 6 Tilawati

Sejak bulan Agustus, para santriwan dan santriwati yang secara pencapaian masuk di jilid 6 Tilawati dikumpulkan dan menjalani pembinaan intensif. Para santri dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang dibimbing oleh Guru Al-Qur’an khusus di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darul Ihsan.

  1. Seleksi Peserta

Semua santriwan dan santriwati jilid 6 kemudian menjalani seleksi calon peserta munaqosyah. Seleksi dilakukan oleh Munaqqisy internal lembaga guna menjaring calon peserta munaqosyah yang layak secara kompetensi.

  1. Rapat Pleno

Sebagai tindak lanjut hasil seleksi, seluruh tim Madrosatul Quran mengadakan rapat pleno agar keputusan lebih obyektif dan lebih akuntabel. Kompetensi tidak menjadi satu-satunya indikator kelulusan, karena pleno mempertimbangan aspek komitmen, keaktifan dan usaha. Peserta yang dinyatakan lolos kriteria dalam rapat pleno berhak mengikuti pembinaan peserta munaqosyah.

  1. Pembinaan Peserta Munaqosyah

Persiapan menuju munaqosyah semakin dimantapkan lewat pembinaan peserta munaqosyah. Pembinaan ini dimulai sejak Jum’at (12/9) hingga Selasa (16/9) dengan beragam materi seperti gharib oleh Ustadz. H. Nur Kholis M.Pd.I, Tips Manajemen Diri Menjelang Munaqosyah oleh Ustadz Abdul Mukid, M.Pd., Tajwid oleh Ustadzah Rara dan Ustadz Fadil Akbar, Nada Rost oleh Ustadz Andre, dan Makhorij wa Shifatul Huruf oleh Ust. Imam Khusnadi, M.Pd

 

Leave a Reply